My New Samsung Galaxy S2: A little review
by Angga on Oct.29, 2011, under Gadgets
Di post kali ini saya akan mereview smartphone Android Samsung Galaxy S2. Ini adalah smartphone yang sudah memiliki sistem operasi Android Gingerbread 2.3.3 out-of-the-box. Kalau dilihat dari spesifikasinya, ni hp termasuk yang paling canggih saat ini lho, bayangin dari sekian banyak hp Android di luar sana, ada berapa sih yang punya prosesor dual-core Exynos 1.2GHz ARM-Cortex A9 dengan memori RAM 1GB dan layar Super AMOLED Plus-nya Samsung? Belum lagi fitur-fitur yang wajib ada buat smartphone seperti Wi-Fi a/b/g/n, internal memory 16GB, kamera autofocus 8 MP, serta dukungan jaringan 2G/3G/HSPA+ yang bakal buat pengalaman berselancar di dunia maya jadi sangat nyaman. Ini foto smartphonenya biar gak penasaran, hehehe.
Spesifikasi lengkap smartphone ini bisa dilihat di situs GSMArena. Di sana reviewnya juga ada dan sangat lengkap. Di post ini yang akan saya ulas adalah pengalaman saya menggunakan kameranya, kemudian akan disambung di post selanjutnya tentang proses upgrade ROM ke Android versi 2.3.5.
Kesan pertama waktu baru buka bungkus: Wow! Tipis bangettt! Layarnya yang lebar surely bakal bikin betah browsing foto-foto dan nonton video nih. Tapi apa kemampuan shooting foto & capture videonya bagus? Menurut saya, setelah coba-coba ngambil video pake kamera 8MPnya, kualitasnya memang bagus sekali. Bisa merekam video dengan resolusi 1080p Full HD (High Definition)!
Tapi ada dua kekurangan yang saya temukan dengan kamera smartphone ini. Yang pertama video di resolusi 1080p ini ukuran viewing angle-nya kecil, karena saat perekaman video, area pixel yang dipakai untuk merekam adalah daerah pixel dengan ukuran 1920×1080 yang diukur dari tengah-tengah sensor. Jadi video yang terekam memiliki sudut pandang yang sempit. Yang kedua, saat merekam di tempat dengan pencahayaan yang minim, videonya kadang-kadang tersendat-sendat dan tidak mulus.
Solusi untuk masalah yang pertama untuk sekarang adalah dengan merekam di mode 720p (1280×720). Di mode ini kameranya memanfaatkan seluruh pixel sensor, jadi viewing anglenya lebih lebar. Memang, dengan memilih resolusi yang lebih kecil, detail yang terekam menjadi berkurang, tapi saya lebih rela memilih mode ini daripada mode 1080p dengan sudur pandangnya yang sempit. Untuk masalah yang kedua sepertinya belum bisa saya temukan. Mungkin dengan upgrade ROM yang lebih baru masalah ini baru bisa diatasi. Atau jika Anda sudah punya solusinya, share dengan saya ya melalui comment di bawah
